fbpx

Air Zam Zam : Kisah Hingga Tips Selama Ibadah Umroh

Reading Time: 4 minutes

Sebagian besar umat Islam pasti mengenal air zam zam. Air ini akrab dengan umat Islam dan bisa dinikmati karena sering dibawa oleh jamaah haji atau umroh.

Arti

Air zamzam menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan sejarah Islam yang panjang. Zamzam menurut bahasa Arab bermakna Al-Katsrah wal Ijtima’ artinya banyak, melimpah ruah. Dinamai zamzam, karena airnya sangat melimpah, tidak akan surut selamanya, air yang berkah.

Hal ini tidak terlepas dari peristiwa penting yang melatarbelakangi kemunculan air zamzam sekitar 4000 tahun yang lalu.

 Disebutkan bahwa istri Nabi Ibrahim, Siti Hajar, berlari antara Bukit Shofa dan Marwah demi mendapatkan air bagi anaknya, Ismail.

Kisah

Kala itu, Nabi Ibrahim bersama istrinya, Siti Hajar, dan putranya yang masih bayi, Ismail, datang dan bermukim di sebuah gurun yang gersang dan tandus.

Tak ada satupun manusia yang pernah menghuni gurun itu.

Suatu ketika Ibrahim pergi untuk beberapa lama meninggalkan istri dan anaknya itu.

Persediaan makanan dan minuman mereka pun habis.

Bahkan ASI Siti Hajar pun mengering.

Hidup ibu dan anak laki-laki itu terancam kehausan dan kelaparan.

Siti Hajar lalu berusaha mencari air dengan berlari-lari kecil dari Bukit Safa ke Bukit Marwah sembari memohon kepada Allah.

Setelah 7 kali berlari-lari pulang pergi, terjadilah keajaiban.

Air memancar di antara kedua kaki putranya.

Hal itu tentu saja atas kehendak Allah SWT yang memerintahkan Malaikat Jibril untuk menghentak bumi hingga terpancarlah air yang kini dikenal air Zamzam.

Waktu itu Nabi Ismail baru lahir sekitar tahun 1910 SM.

Angka tersebut jika dihitung hingga hari ini, maka akan menghasilkan lebih dari 4000 tahun sebagai umur dari sumur tersebut.

Hingga sekarang sumber mata air itulah yang menjadi sumur air zam-zam.

Semoga Allah SWT memberikan kepada kita semua umur yang panjang, kesehatan yang prima, rezeki yang  barokah, sehingga kita semua dapat segera kembali bertamu ke Baitullah.

Segera Allah beri kesempatan kepada kita untuk menyaksikan sendiri keistimewaan sumur zam zam tersebut.

Air Zam Zam Tidak Pernah Habis

Bagi kita kaum muslimin baik yang sudah pernah berangkat haji atau umroh maupun yang belum pasti selalu merindukan minum air Zamzam. Bisa minum air setiap hari tidak pernah putus adalah berkah yang luar biasa

Air zamzam ini selalu tersedia dan tidak pernah habis. Dibawah akan ada tips-tips bagaimana mudahnya kita selalu menyediakan air ini selama kita beribadah.

Air zamzam ini tersedia selalu di area Mesjid Nabawi di Madinah dan Masjidil Haram di Mekah. Kok bisa air Zamzam sampai di Madinah? Yep, dari sumur zamzam di Mekah, air ini selalu didistribusikan ke Masjid Nabawi di Madinah, tersedia dalam bentuk galon-galon sehingga jemaah bisa langsung meminumnya saat berada di masjid. Tersedia yang dingin (gallon tanpa tulisan adalah zam-zam dingin) dan tidak dingin (galon dengan tulisan “Not Cold”)

Letak Air Zam-Zam

1. Zamzam di Madinah

Selama anda di Madinah, air zam-zam terletak diselasar bagian dalam masjid Nabawi sebelah kiri dan kanan, tersedia di dalam masjid dalam bentuk galon sehingga jamaah mudah mengambilnya. Jika anda menemukan yang diluar masjid itu bukan air Zamzam, jika mau diminum perhatikan ada tulisan : “Drinking Water”. Jika tidak ada maka itu bukan untuk diminum karena juga sebagai tempat untuk mengambil air wudhu.

2. Zamzam di Mekkah

Selama anda berada di Mekkah, anda dapat menemukan air zam-zam di Masjidil Haram. Berbeda dengan masjid Nabawi, air zamzam di Masjidil Haram ini tersedia baik diluar maupun di dalam masjid. Perhatikan tulisan “Drinking water” dan “zamzam” serta tulisan arab lainnya.

Perhatikan ada tulisan “For Men” dan “For Women” di bak air zamzam khusus di Masjidil Haram ini karena pintu masjid campur antara laki-laki dan perempuan, berbeda dengan Masjid Nabawi yang memang pintunya terpisah antara jamaah laki-laki dan perempuan.

TIPS untuk selalu mudah minum Zamzam selama kita ibadah

  1. Pastikan anda selalu membawa botol ketika anda berangkat ke masjid. Bisa botol plastik bekas minuman air mineral, ataupun anda membawa botol sendiri dari rumah.
  2. Setelah anda masuk masjid dan meletakkan sajadah anda, dan setelah sholat Tahiyatul Masjid, saran saya anda langsung bersegera isi botol anda dengan air zamzam sebelum sholat berjamaah dimulai. Karena biasanya masjid masih sepi dan masih belum banyak yang antri ambil air ini. Dapat anda perhatikan setelah sholat tempat pengambilan air zamzam akan sangat ramai antrian.
  3. Zam-zam biasanya tersedia yang dingin, jika anda ingin tidak dingin cari galon dengan tulisan Not Cold
  4. Selagi isi botol, anda bisa minum air zamzam menggunakan botol plastik yang tersedia bukan dari botol anda, karena botol itu untuk anda minum ketika di hotel ataupun pada saat anda menunggu waktu sholat, ditengah-tengah membaca Al Qur’an atau sedang berdzikir dan berdoa.
  5. Sebelum ambil air zam-zam, saya sarankan “perhatikan dimana tempat anda meletakkan sajadah”, bisa perhatikan tiang keberapa tempat anda duduk, atau rak Al-Quran, atau apapun. Karena ketika sudah mulai ramai, anda akan kesulitan menemukan tempat sajadah anda tadi. Saya beberapa kali melihat jamaah Indonesia yang mutar-mutar mencari dimana dia meninggalkan sajadahnya, atau saudaranya berada terutama di Masjidil Haram karena letaknya yang berlabirin dan sangat ramai (crowded), sehingga mengandalkan warna kerudung saja tidak mudah..

Ikhtiarkan menjaga kesehatan di tanah suci agar ibadah maksimal

Siapa mau minum air zamzam langsung di negeri asalnya? Jadi jangan tunggu lebih lama lagi, ayo segera tunaikan ibadah Haji dan umroh bersama dengan ToyibTravel. Hubungi kami untuk mendapatkan info menarik seputar paket ibadah lengkap dengan harga bersaing.

Untuk informasi lebih lanjut jadwal keberangkatan dan program umroh dan haji Toyib travel hubungi:

021-77825110/08129794620


Subscribe Web Toyib Travel untuk dapatkan informasi, tips, dan insight menarik soal ibadah umroh dan haji.

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam artikel ibadah umroh, haji dan seputar dunia Islam langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *